PENGUMUMAN KEDUA LELANG BARANG RAMPASAN AN. TERPIDANA TESTIAWATI Binti KANTAWI

 

KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PUSAT PEMULIHAN ASET 


 

PENGUMUMAN KEDUA LELANG BARANG RAMPASAN

 

Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI akan mengadakan lelang Eksekusi Barang Rampasan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) CIREBON Jl. Wahidin Sudirohusodo Cirebon, dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang An. Terpidana TESTIAWATI Binti KANTAWI, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor : 222/PID.SUS/2013/PN.TNG tanggal 25 Juni 2013, dengan objek lelang, sebagai berikut :

  1. 1 (satu) bidang Tanah dan Bangunan dengan luas 313 m² terletak di Dusun 11 Rt.01 Rw. 05, Desa Sukadana, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat;(Harga Limit Rp. 404.190.000,-, dengan Uang Jaminan  Rp. 200.000.000,-)

 

  1. 1 (satu) bidang Tanah seluas 5.879 m² terletak di Blok Sumur Bandung, Desa Cibereum Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Propinsi Jawa Barat.(Harga Limit Rp. 628.560.000,-, dengan Uang Jaminan  Rp. 300.000.000,-)

Pelaksanaan Lelang :

Hari/tanggal      : Jumat / 26 Agustus 2016

Pukul                : 14.00 WIB s.d Selesai

Tempat             : Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Cirebon

Jl. Wahidin Sudirohusodo Nomor 48 Kota Cirebon

Syarat-Syarat Lelang :

  1. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan menggunakan slip setoran atas nama sendiri atau slip pemindahbukuan uang atas nama rekening sendiri untuk masing-masing jenis barang sebesar tersebut di atas (harus sama) ke rekening Penampungan Lelang KPKNL CIREBON pada Bank BRI (Persero) Tbk Cabang Cirebon dengan Nomor Rekening: 0107.01.000713.30.4 dan sudah harus efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang. Penyetoran uang jaminan tidak diperkenankan melalui ATM, Internet Banking, dan Phone Banking.
  2. Peserta lelang harus hadir saat pelaksanaan lelang dengan menunjukkan asli bukti setoran dan fotokopi KTP dan NPWP. Apabila dikuasakan maka harus dilengkapi dengan surat kuasa bermaterai cukup dilampiri fotokopi KTP dan NPWP Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. Penerima kuasa dilarang menerima lebih dari satu kuasa untuk barang yang sama.
  3. Peserta lelang wajib melakukan penawaran, dan penawaran tersebut paling sedikit sama dengan nilai limit.
  4. Peserta lelang adalah Penyetor/Depositor (memiliki NPWP) yang namanya tertera dalam validasi dan tidak dapat dikuasakan dan/atau dialihkan melalui keterangan/remarks sebagaimana tercantum dalam slip setoran.
  5. Penawaran lelang yang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat.
  6. Untuk peserta lelang/kuasanya yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, maka untuk uang jaminan lelangnya dapat diambil di KPKNL Cirebon setelah pelaksanaan lelang dengan membawa asli KTP dan bukti asli setoran bank.
  7. Peserta lelang/kuasanya yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang ditambah dengan bea lelang sebesar 2 % (dua persen) dari harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang secara tunai (cash) atau cek atau giro dan jika tidak melunasinya maka Pembeli akan dinyatakan Wanprestasi dan Uang Jaminan penawaran lelang langsung disetorkan ke kas negara.
  8. Objek yang akan dilelang sesuai dengan KONDISI APA ADANYA (as is).
  9. Anwijzing akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Diinformasikan bahwa asli dokumen kepemilikan/sertifikat objek lelang dikuasai penjual. Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI (021)-72798353 atau email ke sekretariat@ppa.go.id.

Jakarta,       Juli  2016

KEPALA PUSAT PEMULIHAN ASET

 Dto

 LOEKE LARASATI A, SH., MM

JAKSA UTAMA MADYA NIP. 19590822 198703 2 001

Comments are closed.