PENGUMUMAN KEDUA LELANG BARANG RAMPASAN An. Terpidana EDWARD CORNELLIS WILLIAM NELOE, Dkk

KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA

PUSAT PEMULIHAN ASET


PENGUMUMAN KEDUA LELANG BARANG RAMPASAN

 

Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI akan mengadakan lelang Eksekusi Barang Rampasan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) BOGOR, dalam perkara Tindak Pidana Korupsi An. Terpidana EDWARD CORNELLIS WILLIAM NELOE, Dkk, berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 1144/K/PID/2006 tanggal 13 September 2007, dengan objek lelang, sebagai berikut :

 

 

Pelaksanaan Lelang :

Hari/tanggal   : Jumat / 13Mei 2016

Pukul            : 14.30 Wib s.d Selesai

Tempat         : Ruang Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Bogor Jl. Veteran No. 45 Bogor, Jawa Barat

 

Syarat-Syarat Lelang :

  1. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan menggunakan slip setoran atas nama sendiri atau slip pemindahbukuan uang atas nama rekening sendiri untuk masing-masing jenis barang sebesar tersebut di atas (harus sama) ke rekeningKPKNL BOGORpada PT.Bank NEGARA INDONESIA (Persero) Cabang Bogordengan Nomor : 0003904821 An. REKENING PENAMPUNGAN LELANGKPKNL BOGOR dan sudah harus efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.Penyetoran uang jaminan tidak diperkenankan melalui ATM, Internet Banking, atau Phone Banking.
  2. Peserta lelang harus hadir saat pelaksanaan lelang dengan menunjukkan asli bukti setoran dan fotokopi KTP dan NPWP. Apabila dikuasakan maka harus dilengkapi dengan surat kuasa Akta Notaris dilampiri fotokopi KTP dan NPWP Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. Peserta lelang wajib melakukan penawaran, dan penawaran tersebut paling sedikit sama dengan nilai limit. Dalam hal peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran maka dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan di wilayah kerja Kanwil DJKN Jawa Barat;
  3. Peserta lelang adalah Penyetor/Depositor (memiliki NPWP) yang namanya tertera dalam validasi dan tidak dapat dikuasakan dan/atau dialihkan melalui keterangan/remarks sebagaimana tercantum dalam slip setoran.
  4. Penawaran lelang yang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat.
  5. Untuk peserta lelang/kuasanya yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, maka untuk uang jaminan lelangnya dapat diambil di KPKNL Bogor setelah pelaksanaan lelang dengan membawa asli KTP dan bukti asli setoran bank.
  6. Peserta lelang/kuasanya yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang ditambah dengan bea lelang sebesar 2 % (dua persen) dari harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang dan jika tidak melunasinya maka Uang Jaminan lelang yang telah disetorkan menjadi hapus dan disita oleh negara untuk dicatatkan sebagai pemasukan lain, serta tidak boleh mengikuti lelang di seluruh wilayah Indonesia selama 6 (enam) bulan;
  7. Objek yang akan dilelang sesuai dengan KONDISI APA ADANYA (as is).
  8. Anwijzing akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Diinformasikan bahwa asli dokumen kepemilikan/sertifikat objek lelang dikuasai penjual.Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI (021)-72798353 atau email ke sekretariat@ppa.go.id

 

Jakarta, 29April 2016

KEPALA PUSAT PEMULIHAN ASET

 Dto

 

LOEKE LARASATI A, SH., MM

JAKSA UTAMA MADYA NIP. 19590822 198703 2 001

 

Comments are closed.