PENGUMUMAN LELANG BARANG RAMPASAN AN. TESTIAWATI Binti KANTAWI DI CIREBON

KEJAKSAAN AGUNG REPUBLIK INDONESIA

JAKARTA


PENGUMUMAN KEDUA LELANG BARANG RAMPASAN

 

Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI akan mengadakan lelang Eksekusi Barang Rampasan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) CIREBON, dalam perkara Tindak Pidana Pencucian Uang An. Terpidana TESTIAWATI Binti KANTAWI, berdasarkan Putusan Pengadilan Negeri Tangerang Nomor : 222/PID.SUS/2013/PN.TNG tanggal 25 Juni 2013, dengan objek lelang, sebagai berikut :

  1. Sebidang Tanah dan Bangunan seluas 313 m² sesuai dokumen yang dikuasai berupa SPPT PBB No. 32.10.220.016.000-0207.7 tanggal 02-2-2015 An. Testiawati terletak dan dikenal umum Dusun 11 Rt.01 Rw. 05, Desa Sukadana, Kecamatan Cibereum, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

(Harga Limit Rp. 404.190.000,-, dengan Uang Jaminan  Rp. 350.000.000,-)

  1. Sebidang Tanah seluas 5.879 m²sesuai sesuai dokumen yang dikuasai berupa SPPT PBB No. 32.10.220.010.000-2398.7 tanggal 02-2-2015 An. Testiawati / Jaya Komara, terletak dan dikenal umum Blok Sumur Bandung Desa Cibereum Kabupaten Kuningan, Jawa Barat

(Harga Limit Rp. 628.560.000,-, dengan Uang Jaminan  Rp. 550.000.000,-)

 

Pelaksanaan Lelang :

Hari/tanggal   : Kamis / 29 Oktober 2015

Pukul            : 11.00 WIBs.d Selesai

Tempat         : Ruang Lelang Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Cirebon

                      Jl. Wahidin Sudirohusodo Nomor 48 Kota Cirebon

 

Syarat-Syarat Lelang :

  1. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang dengan menggunakan slip setoran atas nama sendiri atau slip pemindahbukuan uang atas nama rekening sendiri untuk masing-masing jenis barang sebesar tersebut di atas (harus sama) ke rekeningKPKNL CIREBONpada PT.Bank BRI (Persero)Tbk Cabang Cirebondengan Nomor : 0107.01.000713.30.4 An. RPL KPKNL CIREBON UTK LELANG dan sudah harus efektif 1 (satu) hari sebelum pelaksanaan lelang.Penyetoran uang jaminan tidak diperkenankan melalui ATM, Internet Banking, dan Phone Banking.
  2. Peserta lelang harus hadir saat pelaksanaan lelang dengan menunjukkan asli bukti setoran dan fotokopi KTP dan NPWP. Apabila dikuasakan maka harus dilengkapi dengan surat kuasa Akta Notaris dilampiri fotokopi KTP dan NPWP Pemberi Kuasa dan Penerima Kuasa. Peserta lelang wajib melakukan penawaran, dan penawaran tersebut paling sedikit sama dengan nilai limit. Dalam hal peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran maka dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan di wilayah kerja Kanwil DJKN Jawa Barat;
  3. Peserta lelang adalah Penyetor/Depositor (memiliki NPWP) yang namanya tertera dalam validasi dan tidak dapat dikuasakan dan/atau dialihkan melalui keterangan/remarks sebagaimana tercantum dalam slip setoran.
  4. Penawaran lelang yang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat.
  5. Untuk peserta lelang/kuasanya yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, maka untuk uang jaminan lelangnya dapat diambil di KPKNL Cirebon setelah pelaksanaan lelang dengan membawa asli KTP dan bukti asli setoran bank.
  6. Peserta lelang/kuasanya yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang ditambah dengan bea lelang sebesar 2 % (dua persen) dari harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang dan jika tidak melunasinya maka Uang Jaminan lelang yang telah disetorkan menjadi hapus dan disita oleh negara untuk dicatatkan sebagai pemasukan lain, serta tidak boleh mengikuti lelang di seluruh wilayah Indonesia selama 6 (enam) bulan;
  7. Objek yang akan dilelang sesuai dengan KONDISI APA ADANYA (as is).
  8. Anwijzing akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Diinformasikan bahwa untuk kedua objek lelang belum bersertifikat.Untuk Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI (021)-72798353

Jakarta, 15 Oktober 2015

KEPALA PUSAT PEMULIHAN ASET

TTD

LOEKE LARASATI A, SH., MM

JAKSA UTAMA MADYA NIP. 19590822 198703 2 001

Comments are closed.