PENGUMUMAN LELANG BARANG RAMPASAN AN. TERPIDANA NOOR FANANY BIN SUPARDI

PENGUMUMAN LELANG BARANG RAMPASAN

Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI akan mengadakan lelang Ekskusi Barang Rampasan melalui Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jakarta IV, dalam perkara Tindak Pidana Korupsi An. Terpidana NOOR FANANY BIN SUPARDI telah mempunyai kekuatan hukum tetap berdasarkan Putusan Mahkamah Agung RI Nomor : 101 K/PID/2007 tanggal 25 April 2007 Jo. Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Nomor : 185 /PID/2006/PT.DKI tanggal 13 Oktober 2006 Jo. Putusan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat Nomor: 200 /Pid.B/2004/PN.Jkt.Pst tanggal 29 Juni 2006, dengan objek lelang sebagai berikut:

 

  1. 1 (satu) unit kendaraan roda empat, merk Renault, type Escape, Tahun pembuatan 2003, warna silver, Nopol B-8073-NR. (Harga Limit Rp. 51.726.080,00 dengan Uang Jaminan Rp. 40.000.000,00).

 

        PELAKSANAAN LELANG :

        Hari/tanggal   : Selasa / 4 Agustus 2015

        Pukul            : 09.30 WIB s/d Selesai

        Tempat         : Ruang Lelang KPKNL Jakarta IV Jl. Prapatan No. 10, Jakarta.

 

       Syarat-Syarat dan Pemberitahuan Lelang :

  1. Bahwa seluruh asli dokumen kepemilikan (STNK/BPKB) objek lelang terpidana : an. NOOR FANANY BIN SUPARDI tidak dikuasai penjual.
  2. Peserta lelang diwajibkan menyetor uang jaminan lelang untuk masing-masing jenis barang sebesar tersebut di atas ke rekening KPKNL Jakarta IV dengan Nomor : 9154768 An. RPL 019 KPKNL Jakarta IV untuk lelang pada Bank BNI Capem. Depkeu Pecenongan dan sudah harus efektif 1 (satu) hari kerja sebelum lelang.
  3. Peserta lelang adalah Penyetor/Depositor (memiliki NPWP) yang namanya tertera dalam validasi dan tidak dapat dikuasakan dan/atau dialihkan melalui keterangan/remarks sebagaimana tercantum dalam slip setoran.
  4. Peserta lelang dapat memberikan Kuasa kepada pihak lain dengan Akta Notaris.
  5. Peserta lelang wajib melakukan penawaran, dan penawaran tersebut paling sedikit sama dengan nilai limit. Dalam hal peserta lelang tidak hadir atau hadir namun tidak melakukan penawaran sebagaimana dimaksud dikenakan sanksi tidak diperbolehkan mengikuti lelang selama 3 (tiga) bulan di wilayah kerja Kanwil DJKN DKI Jakarta.
  6. Penawaran lelang yang dilakukan secara lisan dengan harga semakin meningkat.
  7. Untuk peserta lelang/kuasanya yang tidak ditunjuk sebagai pemenang lelang, maka untuk uang jaminan lelangnya dapat diambil di KPKNL Jakarta IV setelah pelaksanakan lelang dengan membawa bukti asli setoran bank.
  8. Peserta lelang/kuasanya yang ditunjuk sebagai pemenang lelang wajib melunasi harga lelang ditambah dengan bea lelang sebesar 3% (tiga persen) dari harga lelang selambat-lambatnya 5 (lima) hari kerja terhitung sejak dinyatakan sebagai pemenang lelang dan jika tidak melunasinya maka Uang Jaminan lelang yang telah disetorkan menjadi hapus dan disita oleh negara untuk dicatatkan sebagai pemasukan lain.
  9. Objek yang akan dilelang sesuai dengan KONDISI APA ADANYA (as is).
  10. Anwijzing akan dilaksanakan sebelum pelaksanaan lelang dimulai. Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Pusat Pemulihan Aset Kejaksaan RI (021)-72798353

Jakarta, 23 Juli 2015

KEPALA PUSAT PEMULIHAN ASET

 

Ttd

 

LOEKE LARASATI A, S.H., M.M.

Jaksa Utama Madya NIP. 19590822 198703 2 001

Comments are closed.